Rabu, 14 Agustus 2024

Rendahkanlah Diri mu

 


Rendahkanlah dirimu.... adalah sebuah isyarat dari Allah Swt, Tuhan yang Maha Bijaksana agar kita mentaati orang tua kita sebagai hal hal prioritas selama tidak melanggar hukum Allah.

Beberapa alur cerita kehidupan sekarang sering kali menjadi rumit, termasuk hubungan antara orang tua dengan anak., ada anak yang dengan sengaja menelantarkan orang tua; ada anak yang melawan orang tua bahkan menyakitinya; ada anak yang memaksakan kehendak dan menampilkan amarahnya jika kehendaknya tidak di turuti; begitu sebaliknya.

Siapakah yang paling baik yang memiliki aturan itu selain yang Maha bijaksana. dialah ALlah yang menciptakan manusia dan dialah yang mengajarkan kebaikan itu.

وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيٰنِيْ صَغِيْرًاۗ

Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, "Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil."

Q.S Al-Isra' [17] : 24

dalam halnya berbakti suatu ketika sahabat Jahimah pernah datang kepada Rosulullah lalu       bertanya,       Wahai  Rasulullah, saya ingin berangkat berperang (di jalan Allah), dan  saya  datang untuk meminta  nasihat darimu. Rasulullahﷺ balik bertanya, Apakah      kamu      masih     mempunyai     ibu? Jahimah        menjawab,       iya...      Rasulullahﷺ bersabda:

الْزَمْهَا. فَاِنَّ الْجَنَّةَ عِنْدَ رِجْلَيْهَا

Rawatlah      ibumu,      karena      sesungguhnya  surga itu berada di bawah telapak kakinya.

hadits diatas sebagai sugesti kita para putra putri terkasih untuk menjadikan ketaatan kepada orang tua sebagai kasih sayang terutama disaat mereka mulai menua dan butuh perhatian sebagai bentuk harapan adanya keberkahan hidup dan syurganya Allah disana. amiin 

sering juga kita bertanya apakah batas pengabdian kita selesai pada saat keduanya telah tiada? jawabanya ialah: Berbakti kepada  kedua  orang tua, tidak    cukup  dilakukan pada  saat  mereka  masih   hidup,  akan  tetapi   terus  berlanjut meskipun  keduanya   sudah   meninggal   dunia.  Adapun   tata  caranya   disebutkan    dalam    hadis   yang     diriwayatkan   Ibnu Majah bahwa Rasulullahﷺ ditanya, ¤Masih adakah kebaktian kepada     kedua    orang    tuaku,     setelah     mereka     meninggal dunia?¤    Rasulullahﷺ    menjawab,    ¤Ya,    masih    ada    empat  perkara, mendoakan ibu bapak itu kepada Allah, memintakan ampun   bagi  mereka,  menunaikan  janji   mereka,  dan    meng- hormati  teman- teman  mereka   serta    menghubungkan     tali persaudaraan   dengan   orang- orang  yang  tidak  mempunyai hubungan keluarga dengan  kamu  kecuali dari  pihak mereka. Maka    inilah kebaktian yang masih tinggal   yang harus kamu  tunaikan, sebagai  kebaktian  kepada  mereka setelah mereka meninggal dunia.¤ (Riwayat Ibnu Majah dari Abu Usaid)

Wallahu a'lam

2 komentar: